Polres Tapteng Berikan Pengawalan Unjuk Rasa Damai Persatuan Sada AHMO

Polres Tapteng Berikan Pengawalan Unjuk Rasa Damai Persatuan Sada AHMO

- in Berita
0
0

Tribratanewstapteng.com – Pada hari selasa tanggal 02 mei 2017 sekira pukul 09.00 di hotel pia tepatnya di ruangan toba room dilaksanakan seminar lokakarya persatuan sada amoh dalam rangka “perayaan hari kartini dan hari pendidikan nasional”  yang mana dalam pelaksanaan di narasumberi oleh direktur pesada berliana purba,  dinas pendidikan an. Arini herlina sari, dan dinas kesehatan an. Minton manalu serta di hadiri oleh

– perwakilan kelompok persada dari cu.

– spuk ( suara perempuan usaha keadilan ).

– kelpum ( kelompok perempuan usaha mikro).

– kelompok penyintas (korban kdrt yang masalanya sudah selesai ) sebanyak 3 orang.

– ppa an. Else hutapea

– staf pesada.

 

Adapun rangkaian seminar lokakarya adalah membahas tentang pendidikan perempuan, kesehatan perempuan, perlindungan anak dan hak kebebasan perempuan kepada  peserta seminar lokakarya yang hadir kurang lebih 80 orang serta tanya jawab antara peserta dan narasumber dan.

Sekira pukul 15.00 wib dilanjutkan dengan aksi damai penyampaian pendapat pernyataan sikap yang di oratori oleh direktur pesada berliana purba, perwakilan cu/kelpum di tapteng sarma sitanggang dan suara perempuan untuk keadilan (spuk) lamrisna angkat.

Ke polsek pandan dengan berjalan kaki yang di terimah oleh kapolsek pandan akp p. Tambunan serta perwakilan pasada amoh memberikan cindera mata berupa kaos sebagai cendramata, kemudian dilanjutkan ke kantor bupati tapteng dengan berjalan kaki yang di terimah perwakilan pemkab tapteng an. Tioprida sitompul  dan berakhir ke kantor dprd tapteng dengan berjalan kaki namun di kantor dprd tapteng tidak ada yg menyambut berhubung ketua dan anggota  dprd telah meninggalkan tempat.

WhatsApp Image 2017-05-02 at 17.54.51 WhatsApp Image 2017-05-02 at 17.26.09 WhatsApp Image 2017-05-02 at 17.26.08 WhatsApp Image 2017-05-02 at 17.26.04Dengan menggunakan alat peraga berupa

– spanduk yang bertuliskan perayaan hari kartini

” inspirasi perjuangan kartini untuk persamaan hak perempuan memperoleh akses ke- pendidikan seumur hidup”.

– poster

– alat pengeras suara berupa toa.

Adapun isi pernyataan sikap dari organisasi pasada amoh yaitu :

– adanya alokasi dari apbd untuk pendidikan gratis dan berkualitas minimal wajib 12 tahun.

– alokasi untuk perlindungan ppa dengan pengolahan rumah aman bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

– mendesak pemerintah menambah unit ppa di polsek wil. Kab. Tapteng.

– pemenuhan hak atas kesehatan dan pelayanan kesehatan sesuai standar pelayanan minimal bagi masyarakat terutama kelompok perempuan.

– dinas kesehatan aktif menyelenggarakan penyuluhan kesehatan reproduksi dan seksualitas.

– pemerintah wajib membuat dan mengupdate data terpilih by gender di tiap organisasi perangkat daerah.

– meminta pemerintah desa menyediakan anggaran apbd desa untuk pendidikan kesetaraan gender bagi warga, tokoh adat, tokoh agama, suami dan lain – lain.

Aksi orasi damai berakhir sekira pukul 17.00 wib berjalan dengan aman dan baik dengan pengawalan pers polres Tapteng sebanyak 50 orang yang di pimpin oleh kabag ops Kompol Benno P. Sidabutar dan Kapolsek Pandan P. Tambunan

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *