Kapolda Sumut Berikan Arahan terkait Pengamanan Pilkada Sumut 2018

Kapolda Sumut Berikan Arahan terkait Pengamanan Pilkada Sumut 2018

- in Berita
0
0

Polres Tapteng – Arahan Kapolda Sumut dalam rangka Pengamanan Pilkada 2018 di Aula Walikota Sibolga

Yg di awali dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terlaksananya acara ini dan kondisi Prov. Sumut yang tetap dalam keadaan aman dan kondusif di tengah keberagaman kita. Tentu semua ini harus dapat kita pelihara dan kita jaga.
Turut berdukacita kepada keluarga korban atas insiden tenggelamnya Kapal KM Sinar Bangun di Danau Toba. Dan kepada personil Polair, personel Polres Samosir dan Polres Simalungun untuk bekerjasama dengan personil TNI AL dan Tim Basarnas untuk mencari korban hilang. Kita berharap kejadian ini dapat kita antisipasi dan dicegah di waktu yang akan datang.

Kapolda menyampaikan Adanya pihak-pihak yang mempunyai keinginan untuk menghancurkan negara ini lewat pengusaan terhadap SDA maupun SDM. Ini merupakan salah satu cara dari Proxy War, agar dapat kita lakukan antisipasi dan tanggung jawabi bersama sehingga kita dapat menjadi tuan di negara kita sendiri.
Untuk mensukseskan Pilkada Serentak 2018 Sumut dan di 8 Kabupaten Prov. Sumut, Polri dalam hal ini Polda Sumut dan jajaran, telah melakukan langkah proaktif, yakni dengan menggelar Ops Mantap Praja Toba-2018 dengan penggelaran personil dan sarana prasarana yang dimiliki secara optimal, yang bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif.

Kapolda menyampaikan TNI- Polri harus tetap menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pilkada 2018 di Prov. Sumut dan hindari perbuatan yang mengarah kepada politik praktis ataupun dukungan kepada salah satu paslon.
Dalam mengantisipasi adanya isu-isu provokatif selama tahap Kampanye Pilkada 2018, Polri telah membentuk Satgas Nusantara; yang bertujuan untuk mencegah/meminimalisir isu-isu provokatif terkait politik identitas (SARA), black campaign, hate speech dan money politic sehingga tidak berkembang menjadi konflik sosial, yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

Polri perlu melakukan koordinasi dengan TNI untuk mencapai sinergitas dan tak boleh lupa Polri harus berkoodinasi juga dengan instansi terkait dalam hal ini dengan FKPD atau stakeholder lainnya. (selengkapnya di fb Polda Sumatera Utara)

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *