SPKT dan INAFIS Polres Tapteng Cek TKP Laporan Penemuan Mayat Laki-laki

SPKT dan INAFIS Polres Tapteng Cek TKP Laporan Penemuan Mayat Laki-laki

- in Berita, Sat Reskrim
0
0

tribratanewstapteng.com – Minggu, 12 februari 2017

WhatsApp Image 2017-02-12 at 18.30.56

Pada hari Minggu tgl 12 Februari 2017, pukul 12.00 Wib Ka SPKT mendapat informasi dari polsek Pandan. Tentang adanya penemuan mayat laki laki di kebun Labuhan Sonang kel.  Sarudik Kec. Sarudik Kab.  Tapanuli Tengah

Info berawal dari laporan lurah Sarudik an. M. Ghani Daulay

menindak lanjuti info tersebut SPKT dan Piket Reskrim bersama sama dengan tim INAFIS Polres Tapteng berangkat menuju polsek pandan u selanjutnya berkoordinasi dgn kapolsek dan tim Medis RSU Pandan u menuju ke TKP

Mengingat u menuju ke TKP harus melalui jalur laut. Setelah berkoordinasi maka penyidik sat reskrim,  bersama dgn Kapolsek Pandan, Kanit Reskrim, Penyidik Polsek Pandan, lurah sarudik, Tim Medis RSU Pandan serta tim INAFIS Polres Tapteng berangkat ke pelabuhan perikanan (TPI) pondok batu.

Setibanya dipelabuhan perikanan Sibolga, seorang masyarakat yg mengaku sanak famili dari jenazah menerangkan bahwa jenazah telah di bawa kerumah duka di gang sepakat kel.  Pondok batu sarudik.

Mendapat informasi tsb tim penyidik langsung menuju ke rumah duka di gang sepakat kel. Pondok batu kec. Sarudik kab. Tapteng

Setibanya di rumah duga didapati mayat seorang laki laki atas nama AMIRUDIN HUTABARAT,  73 tahun, Islam, Tani

Selanjutnya Kapolsek Pandan meminta kepada keluarga jenazah, agar jenazah dapat dibawa ke RSU Pandan utk dilakukan otopsi,  namun pihak kelurga korban tdk bersedia,  sehingga keluarga korban an.
ZUFRAN EFENDI HUTABARAT (kemenakan korban), 36 thn, islam, mekanik, aek habil kec.  Sibolga selatan kota sibolga.

Membuat surat pernyataan tidak dilakukan otopsi dan tidak keberatan atas kematian korban karena korban mati wajar.

Bahwa kelurga korban menjelsakn pd hari Jumat tgl 10 februari 2017 sekitar pukul 07.00 wib yg masih dalam keadaan sakit(demam) meminta kpd sanak familinya u diantar ke kebun dilabuhan sonang kel.  Pondok batu sarudik.

Namun krn kondisi korban tdk sehat sanak famili melarangnya,  dan korban tetap memaksa u brngkat ke kebun dgn membawa bibit jagung u ditanam.

Bahwa korban selama ini hidup sendiri (Lajang Tua) dikebunnya dan menghabiskan waktu kesehariannya dikebun miliknya.

Hingga pada hari Minggu tanggal 12 Februari 2017 sekira pkl 09.00 wib kemenakan korban mendapat informasi bhw korban ditemukan dalam keadaan telungkup ditanah dan sudah tidak bernyawa, dugaan terpeleset dan membentur batu.

Dari pengamatan luar dan kesimpulan sementara didapat luka pada pelipis mata korban diduga terbentur batu saat terpeleset dan jatuh

Selanjutnya menunggu hasil Visum luar dari tim Medis RSU Pandan.

Saat sekarang ini jenazah korban disemayamkan di rumah duka di gang sepakat kel.  Pondok batu kec.  Sarudik kab.  Tapteng

U proses penyelidikan dan penyidikan selanjutnya ditangani oleh Polsek Pandan Res Tapteng dgn Back-Up Sat Reskrim

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *