Polres Tapteng Bentuk Satgas Anti Pungli

Polres Tapteng Bentuk Satgas Anti Pungli

- in Berita, Giat Ops
14
0
polres-tapteng-bentuk-satgas-anti-pungli

Menyikapi program presiden Joko Widodo yang akan menindak tegas pelaku pungutan liar (Pungli) dan untuk menciptakan birokrasi yang sehat dan bersih di jajaran internal Polri, Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) akan segera membentuk satuan tugas (satgas) anti pungutan liar (pungli), yang akan melakukan pengawasan ketat di internal Polres Tapteng dan diluar instansi.

“Dalam waktu dekat ini kiita akan membentuk Satgas itu (Anti Pungli). ini tindaklanjut dari sikap Pemerintah Pusat dan Mabes Polri untuk memberantas aksi pungutan liar guna meningkatkan pelayanan prima, khususnya di Polres Tapteng ini,” kata Kapolres Tapteng, AKBP Hari Setyo Budi melalui Humasy Aiptu Hasanuddin Hasibuan, Rabu (19/10/2016).

Disinggung terkait pengaduan masyarakat tentang praktek pungli, Hasanuddin mengatakan, pihaknya belum pernah menerima adanya laporan pungli dari masyarakat, khususnya pungutan liar yang dilakukan jajaran Polres Tapteng./

“Hingga saat ini belum ada pengaduan. Dan karena itulah kita harus mengantisipasi, salah satunya membentuk satgas anti pungli di Polres Tapteng,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Komaruddin pengamat sosial yang juga tenaga pengajar di Tapanuli Tengah mengaku mengapresiasi langlah yang diambil oleh Polres Tapteng dan memberantas pungli, namun Komaruddin mengatakan hendaknya hal itu tidak sebatas lips service.

“Sangat kita apresiasi itu, tapi jangan hanya sebatas lips service yang tujuan utamanya menjadi pencitraan,” terangnya saat di temui SRN di bilangan jalan Kihajar Dewantara Pandan Tapteng..

Menurut Komaruddin, untuk menuntaskan persoalan pungli yang telah mengakar ini, seluruh pemangku kepentingan seperti instansi dan lembaga negara diharapkan bersikap tegas terhadap jajarannya.

“Selama ini yang dipersalahkan hanya rakyat saja, coba kalau aparat menolak pemberian rakyat dalam memuluskan urusan, pungli itu tidak jalan, dan rakyat pasti akan tidak berani melakukannya,” sebut Komaruddin yang berharap persoalan pungli ini dapat segera teratasi.

About the author

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *